MICROSOFT ESD
![]() |
| Image by google |
Microsoft besutan
Bill Gates dan Bill Paul ini didirikan pada tanggal 4 April 1975. Perusahaan
multinasional yang berkantor di Redmon, Washington, Amerika Serikat (kantor
pusat) adalah perusahaan yang mengembangkan, membuat, dan mendukung berbagai
produk dan jasa terkait dengan komputer. Perusaan ini adalah perusaan terbesar
di bidangnya berdasarkan pendapatan yang di hasilkan.
Dalam aplikasinya
saat ini microsoft menggunakan format file ESD atau Electronic Software
Download. Format file ESD ini untuk memasok upgrade windows, update, dan
komponen – komponen lainnya. Cara ini akan memudahkan para pengembang
mendownload versi terbaru windows 10 dalam format ESD. Dan juga para pengembang
dapat menggunakannya untuk menginstal atau meng-upgrade windows tersebut.
File ESD image
juga terkompresi dan juga bisa dienkripsi. Dengan cara tersebut sobat dapat
membuka atau menggunakannya sebagai file dalam bentuk ISO biasa. Namun
sebelumnya sobat dapat melakukan apapun, Sobat perlu mendeskripsi dan mengekstrak
konten terlebih dahulu.
Ketika Sobat
menginginkan sebuah drive yang dapat diboot, Sobat perlu membuat terlebih
dahulu file ISO dari konten yang diekstrak. Agar lebih mudah melakukannya,
sekarang sudah banyak tools yang dapat melakukannya, hanya dengan beberapa klik
saja tools tersebut sudah bisa bekerja, sobat tidak usah pusing – pusing
membuatnya. Berikut cara – cara mudahnya:
1. Mengubah ESD menjadi ISO
menggunakan Tools ESD Toolkit atau Command Line
Tools ini akan membantu sobat agar lebih mudah dalam membuat deskripsi, ekstraksi, dan melakukan konversi. Sobat hanya perlu melakukan sesuai dengan arahan dari tools tersebut. Jangan lupa untuk mengarahkan ke file ESD dan pilih opsi. Tools ini dapat Sobat peroleh dengan gratis dan portabel. Berikt langkah – langkahnya penulis jelaskan di bawah ini:
- Hal pertama yang harus dilakukan oleh sobat adalah mendownload ESD toolkit dan melakukan ekstraksi isisnya ke folder yang telah sobat persiapkan sebelumnya.
- Sobat juga perlu mempersiapkan file ESD image di folder yang sama dengan konten dari toolkit ESD (hal ini cukup membantu), kemudian lakukan pengcopyan file ESD image ke folder ESD Toolkit yang telah di download sebelumnya.
- Bukalah file ESD menggunakan ESD toolkit, selanjutnya Sobat mendrag dan drop file ESD ke file yang bertuliskan ESDISO.bat untuk dapat membukanya.
- Pada jendela perintah, Sobat mengetik kata N dan kemudian tekan enter.
- Kemudian tunggu beberapa saat sampai program memberikan pertanyaan konfirmasi apakah Sobat ingin menggunakan tujuan khusu untuk file ISO tersebut. Lalu ketik kata N lagi, setelah itu enter kembali. Ketika sobat menginginkan file ISO ditempatkan pada tempat lain, maka gampang saja, Sobat tinggal ketik Y dan kemudian atur lokasinya sesuai dengan yang diinginkan oleh Sobat.
- Setelah kegiatan di atas, Tools ESD toolkit akan meminta sobat untuk memilih file ESD untuk dikonversi. Kemudian sobat ketik nomor yang berkaitan dengan file ESD dan kemudian tekan enter. Cobalah dengan angka 1 terlebih dahulu.
- Setelah sobat memilih file, tools ESD tolkit akan memulai berkerja dan mengkonversi file. Proses ini cukup memakan waktu lama, berdasarkan pengalaman, waktu yang dibutuhkan kira - kira 15 sampai 30 menit. Saat waktu - waktu itu sobat bisa ngopi terlebih dahulu atau merokok agar lebih rilaks pada tahap - tahap selanjutnya. Tapi Sobat semua, waktu yang dibutuhkan untuk mengkonversi tergantung dari system resources yang dimiliki oleh Sobat. Jadi bisa juga berlangsung lebih lama dari itu. Perlu sobat ingat bahwa sobat harus sabar menunggu dan jangan sampai ditinggal tidur atau main keluar karena berisiko kegagalan yang tinggi.
- Nah ketika proses yang ditunggu – tunggu telah selesai. Tutuplah program tadi dan Sobat akan mendapatkan file ISO yang telah dikonversi dalam sebuah direktori yang sama dalam perangkat ESD.
Mungkin cara di atas bisa dibilang ribet dan melelahkan, sobat perlu mencoba dengan tools ini, mungkin cocok dengan suasana hati sobat. NTLite sendiri merupakan software yang lumayan kuat dan berisi banyak tools yang berbeda bersama dengan tool konversi ESD ke ISO. Cara – caranya seperti yang diuraikan oelh penulis dibawah ini:
- Hal terpenting dan pertama yang harus dilakukan sobat adalah mendownload terlebih dahulu NTLite. Setelah benar – benar terdownload, lakukan instalasi terhadap program ini. Pada proses instal sobat akan dihadapkan pada pilihan untuk menginstal dalam mode portabel atau tidak. Pilihlah sesuai dengan kesukaan sobat yaa. Sobat juga bisa memilih opsi untuk tidak menginstal NTLite ini, tapi akibatnya sobat tidak bisa mengikuti tahap – tahap selanjutnya pada artikel ini.
- Saat sobat telah menginstal dan mulai meluncurkan program ini, sobat akan dimintai untuk memilih lisensi. Penulis sarankan untuk memilih yang gratis saja, biar sobat tidak usah keluar uang lagi.
- Kemudian tahap selanjutnya adalah mendrag dan drop dile ESD ke program NTLite tadi. Apabila ada jendela peringatan, sobat tidak usah baca, langsung saja klik OK.
- Lakukan pemilihan operating system di bawah kategori image history pada program NTLite, lalu klik opsi convert WIM (standart, editable). Proses ini akan mendeskripsi dan mengekstrak file ESD. Prosesnya pun hampir sama dengan yang di atas tadi, akan memakan waktu 15 – 30 menit tergantung sistem juga sih. Jadi tunggulah dengan ngopi dan merokok sambil nonton film terlebih dahulu.
- nah setelah proses deskripsi dan ekstraksi telah selesai, pilihlah folder yang telah di ekstrak, lau klik tombol Create ISO.
- Kemudian muncul konfirmasi dari program NTLite, konfirmasi berupa pertanyaan mengenai nama file ISO. Masukkan nama dan klik tombol OK. Nama yang penulis sarankan adalah JalanTikus26, agar proses dapat berjalan dengan lancar. Bisa juga sobat menggunakan nama WewwwOppo123. Kemudian setelah itu, Sobat bisa melihat lokasi tujuan di bawah bidang label.
- Setelah tahap – tahap di atas program NTLite akan memulai proses pembuatan ISO. Diperlukan waktu yang terbilang cepat, bisa memakan waktu 2 – 5 menit bila PC sobat dalam kondisi bagus, apabila sudah jelek ya bersabar saja yaa.
- Setelah proses selesai, file ISO akan secara otomatis di simpan ke tujuan yang telah sobat tentukan sebelumnya.
- Agar prosesnya dapat lancar, sobat harus teliti dan cermat mengikuti setiap tahapannya. Dan jangan lupa untuk berdoa terlebih dahulu karena telah banyak orang yang gagal karena hanya bermodalkan keburu – buruan tanpa berfikir panjang.

No comments for "MICROSOFT ESD"
Post a Comment